4 Barang Fesyen Keren yang Terbuat dari Kulit Ular

Jika kamu bertanya kepada beberapa wanita, mereka tanpa ragu akan menjawab bahwa barang-barang fesyen sangatlah penting. Tentunya semua wanita akan mencintai produk fesyen mereka. Bahkan produk tersebut memainkan peranan banyak dalam kehidupan mereka sehari-hari. Selain itu, produk yang dikenakan wanita dapat mencerminkan selera fesyen dan karakter uniknya.

Wanita juga tanpa ragu membawa produk fesyen kemana pun mereka pergi. Berdasarkan bahan yang digunakan barang fesyen salah satunya terbuat dari kulit binatang eksotis misalnya kulit domba, sapi, burung unta, kanguru, buaya dan ular.

Menariknya, kulit ular menjadi bahan kulit binatang terbaik. Umumnya, kulit ular bisa diproduksi menjadi berbagai jenis barang. Nah, tanpa perlu berpanjang lebar lagi, berikut adalah produk berbahan kulit ular yang wajib kamu tahu.

Dompet

htb17swfpvxxxxbvxxxxq6xxfxxxx

Kulit piton telah digunakan secara luas dalam industri fesyen. Sebagai bahan kulit binatang yang cantik, kulit ular sangat tepat untuk dijadikan bahan produk wanita. Terlebih kulit ular piton memiliki daya tahan yang lama. Kulit piton juga cocok untuk membuat aneka dompet.

Dompet kulit ular dapat menonjolkan kesan mewah dan berkelas pada dirimu. Penampilanmu pun akan terlihat tidak terlalu biasa lagi. Mengganti dompet milikmu dengan dompet kulit ular memberi nuansa elegan dan praktis di waktu yang bersamaan. Pilihlah dompet kulit ular yang paling kamu suka ya!

Ikat Pinggang

img_9232

Sebagian ikat pinggang berbahan kulit biasanya terbuat dari kulit domba atau sapi. Sayangnya, pola kulit binatang tersebut tidak secantik pola pada permukaan kulit ular. Nah, jika kamu ingin mempunyai ikat pinggang yang istimewa pilihlah ikat pinggang kulit ular.

Sebagai saran, sebaiknya kamu memilih ikat pinggang selain warna hitam, putih, abu-abu dan coklat. Sebab, ikat pinggang kulit ular hadir dalam berbagai pilihan warna yang menarik. Jika kamu pribadi yang aktif dan ceria, kamu sangat disarankan memilih ikat pinggang multi-warna. Tidak hanya itu saja, ikat pinggang kulit ular juga cocok untuk segala jenis pakaian yang kamu kenakan.

Sepatu

1-pandora-multi-snake-1

Apabila kamu menginginkan alas kaki yang tidak membosankan, pilih saja sepatu kulit ular. Sepatu ini akan membawa nuansa baru ke dalam hidupmu. Lebih lanjut lagi, hari-harimu terasa menyenangkan asalkan memilih sepatu kulit ular. Sepatu ini pun tersedia untuk pria dan wanita.

Memakai sepatu kulit ular membuat kamu melangkah semakin percaya diri. Sepatu ini juga bisa mencuri perhatian karena tampilannya yang menawan. Selain itu, tersedia juga heels, flat shoes dan wedges untukmu.

Tas Tangan

111

Terkadang sebagai konsumen, kamu bingung ketika memilih tas tangan di pasaran. Jika kamu berpikir berbelanja tas tangan membuatmu pusing, membeli tas tangan berbahan kulit ular adalah pilihan yang tepat.

Ada sebuah peribahasa yang mengatakan bahwa di balik wanita yang mandiri selalu ada tas tangan. Bahkan tas tangan juga salah satu faktor yang mendorong kesuksesan seorang wanita. Peribahasa ini sangat akurat dan benar, bukan?

Apakah kamu ingin membeli tas dan dompet kulit ular? Kamu bisa membeli tas maupun dompet kulit ular asli di DEFV TANNERY. Terdapat banyak pilihan dompet dan tas kulit ular berkualitas tinggi di sana. DEFV TANNERY juga menyediakan tas dan dompet kulit ular dengan harga yang terjangkau.

Segera cek koleksi tas dan dompet kulit ular di akun Instagram @defvtannery. Untuk melakukan pemesanan, silahkan hubungi nomor 08123966865 melalui Whatsapp, telepon atau SMS. Selamat berbelanja, ladies!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.Tema: Esquire oleh Matthew Buchanan.

%d blogger menyukai ini: